Wednesday, March 4, 2015

Pengenalan Singkat Pratima Rakta Jambhala (Ganesha)



Pengenalan Singkat Pratima Rakta Jambhala

 【真佛法相寶典】紅財神
 

Tubuh Rakta Jambhala ( Hong Caishen ) Berwarna merah, berkepala gajah dan berlengan empat, tangan kanan pertama membawa lobak, tangan ke dua memegang parasu penakluk mara ( kapak ) , tangan kiri pertama membawa daun lobak dan tangan ke dua membawa japamala. Rakta Jambhala berdiri di atas Nakula berwarna biru ( Tikus Yang Memuntahkan Mustika ), sedangkan nakula ada di atas padmasana berkelopak delapan. ( Wujud Rakta Jambhala ada yang berlengan dua, berlengan empat, berlengan enam maupun berlengan delapan )





【 Kutipan Dharmadesana Dharmaraja Liansheng Mengenai Asal Usul dan Kiat Sadhana Rakta Jambhala 】
【蓮生活佛 盧勝彥法王寶貴法語開示--紅財神的來歷及修法口訣】


Rakta Jambhala ( Hong Caishen / Jambhala Merah ) atau Ganesha, merupakan Dewa Rejeki dari Agama Hindu, sangat ternama di India dan Tibet ; Saat Tantrayana makin berkembang, Ganesha memasuki jajaran Lima Jambhala Agung Tantrayana , disebut sebagai Penguasa Sumber Daya Tantra Tibet, mempunyai Dharmabala nan agung, mampu menganugerahi ratna manikam serta harta kekayaan, merupakan Raja Penganugerah Berkah. ( Lima Jambhala Agung dalam Tantrayana adalah : Jambhala Kuning, Jambhala Merah, Jambhala Putih, Jambhala Hijau dan Jambhala Hitam )
Dalam menekuni Sadhana Rakta Jambhala, yang terutama adalah pujana, harus membuat Rakta Jambhala bersukacita, usai sadhaka bervisualisasi menjadi Yidam Sadhana, membuka ulu hati sendiri, kemudian menghaturkan pujana kepada Rakta Jambhala dengan memanifestasikan Caturpuja Devi : Vajranrtya, Vajragita, Vajramala dan Vajralasye, supaya Rakta Jambhala bersukacita ; Kemudian sambil menjapa Mantra Hati Rakta Jambhala ( Om Ganabadiye Suoha ) , sambil mengelus belalai Rakta Jambhala, tiga kali ; Bervisualisasi segala permohonan kita keluar melalui belalai Rakta Jambhala, asalkan dengan tulus berpujana, membuat Rakta Jambhala bersukacita, maka baik itu ketenaran maupun kemakmuran, segala yang dimohonkan pasti dikabulkan.

「紅財神」「甘尼許」(Ganesh)本是印度婆羅門教的財神,在印度和西藏,都很有名望;密宗興盛時,列入密宗的「五姓財神」之一,被稱為「藏密資糧主」,有大法力,可以施財寶,是賜福之王。(密教五財神是:黃財神、紅財神、綠財神、白財神、黑財神。)
修「紅財神法」最重要的是供養,要讓「紅財神」歡喜,行者先觀想自己變成修法本尊後,開啟自身的心際,以「金剛舞」、「金剛歌」、「金剛華幔」、「金剛嬉 戲」四供養天女供養「紅財神」,使「紅財神」歡喜;然後,再一邊持『紅財神心咒』(嗡。嘎那巴底耶。梭哈。)一邊摸著「紅財神」的鼻子,共三遍;觀想自己 所祈求的事物從紅財神的鼻子出來,只要誠心的供養,使「紅財神」歡喜,不論是名位或財富,所求必能如願。



Rakta Jambhala mempunyai Dharmabhala sangat agung, menekuni Sadhana Rakta Jambhala, bervisualisasi vajra di atas ubun-ubun Nya, kemudian berdoa memohon kepada Nya, mengelus belalai Nya, DharmabhalaNya terutama ada pada belalai, belalainya mampu menghasilkan segala harta kekayaan, mampu memuntahkan segala emas - perak - harta kekayaan - mustika dan sumber daya. Belalai Nya juga dapat menyemprotkan amrta yang dapat menyucikan karma penyakit para insan, sehingga tubuh dan batin menjadi murni, demikian pula dengan para arwah setelah disucikan dengan amrta ini, dapat terlahir di Negeri Buddha.

「紅財神」有很大的法力,修持「紅財神法」,觀想金剛杵在祂的頂上,然後跟祂祈願,摸祂的鼻子,祂的法力最重要在鼻子,祂的鼻子能生出一切的財寶,能吐出一切的金銀財寶和資糧。祂的象鼻可吐出甘露水,能清淨眾生的病業,身心都清淨了,幽冥眾生因為這甘露水的清淨,就能往生到佛國淨土。

Mudra Rakta Jambhala adalah merangkap ke dalam, kedua jari kelingking saling bersanding membentuk belalai, menjulur, mengait orang yang diharapkan, dengan demikian akan memperoleh keberhasilan vasikarana. Oleh karena itu dapat digunakan untuk mengait bos, wanita cantik, direktur, mengait semua orang yang hendak diharmoniskan dengan Anda, visualisasikan dia , maka setiap saat dia akan teringat Anda, ini sangat penting ! Jika pebisnis melakukannya, maka order akan segera berdatangan !

「紅財神」的手印是內縛,兩尾指相靠,用兩尾指做鼻子,伸出去,敬愛哪個人,就去捲鈎哪個人,敬愛就成。所以可以去鈎老闆、美女、董事長、鈎你要敬愛的人,觀想他、她時時刻刻都會想你,這很重要!做生意的人這樣做,訂單馬上就來。

Rakta Jambhala gemar menghitung daun lobak, ternyata menghitung daun lobak berarti menghitung harta kekayaan umat manusia. Seperti misalnya seseorang seumur hidupnya dapat memperoleh berapa banyak harta kekayaan, dapat memperoleh berapa banyak sandang, berapa banyak pangan, berapa banyak rumah dan tanah, berapa banyak barang berharga, semua itu dapat dituturkan dengan jelas oleh Rakta Jambhala, bagaikan menghitung kekayaan keluarga, sangat cermat tiada kekeliruan. Dharmaraja Liansheng pernah mengajarkan : "Untuk menekuni Sadhana Jambhala, paling mendasar harus membangkitkan Bodhicitta murni, juga harus tekun menjalin afinitas kebajikan dengan banyak orang, berdana, memberikan manfaat pada para insan luas, dengan demikian kemakmuran akan terus bertambah, segala aktivitas dan keharmonisan akan berhasil, tiada rintangan, serba berkecukupan."

「紅財神」喜歡數蘿蔔葉,原來數蘿蔔葉竟然是算計世人的財富。例如每一個人一生可得多少財富,可得多少衣物,可吃多少東西,有多少房地,珍奇珠寶有多少,象頭財神均能一一說出其中的內容,如數家珍、鉅細無遺。蓮生法王 盧勝彥曾經教示:修「財神法」首重必發清淨菩提心,亦要廣結善緣,勤於佈施,廣利眾生,富饒廣增,一切懷愛事業,亦能成就,無所阻礙,一切受用。


【 Dharmadesana Dharmaraja Liansheng , Asal Muasal Rakta Jambhala Memperoleh Kepala Gajah 】
【蓮生法王 盧勝彥開示--紅財神「象頭人身」的由來】

Dalam Agama Hindu ada tiga Mahadeva Utama - Mahesvara Deva atau Shiva adalah Devata Pelebur ; Mahabrahma Deva atau Lord Brahma adalah Pencipta ; Sedangkan Lord Vishnu adalah Pelindung. Putra dari Shiva dan Parvati ( Ratu Devata ) adalah Ganapati. Ia dilahirkan sangat gagah perkasa. Pada suatu hari Shiva datang dari jauh, kebetulan Parvati sedang mandi, dan Ganapati menjaga di depan pintu. Saat Shiva kembali dan menyaksikan ada seorang pria gagah menjaga di depan pintu ruang mandi Parvati, maka Shiva melemparkan khadganya, menebas kepala Ganapati. Usai mandi, Parvati keluar dan menyaksikan putranya sudah tidak berkepala, telah dipenggal oleh ayahnya sendiri. Beliau mengatakan kepada Shiva : "Yang Kau penggal adalah putra Mu sendiri !" Shiva sangat bersedih, sehingga pergi memohon petunjuk Deva Vishnu. Deva Vishnu memberitahu Shiva , di sebuah jalan pada suatu pagi hari,penggallah kepala makhluk yang pertama dilihat, dan sambungkan pada leher putra Anda, maka Ia akan hidup kembali. Shiva melakukan sesuai petunjuk Vishnu. Pada pagi hari itu, Ia berjalan di jalan tersebut, melihat seekor gajah, maka Ia memenggal kepalanya dan disambungkan pada tubuh putranya. Oleh karena itu putra Shiva ini, menjadi bertubuh manusia dan berkepala gajah. Ganapati merupakan pimpinan semua kerabat dan pengikut Mahesvara Deva, dapat dibilang Devata Agung ke empat dalam Agama Hindu adalah Ganapati.

印度教有三大神--希瓦(Shiva)大自在天(Lord Shiva),就是破壞神;大梵天(Lord Bhrama),就是創造神;遍淨天(Lord Vishnu),就是守護神。希瓦Shiva(大自在天)跟帕爾瓦蒂(天后)所生的兒子,就是「嘎那巴底耶」。當時,祂被生下時就是一個非常雄壯威武的樣子。有一天「希瓦」Shiva 從外地回來,「帕爾瓦蒂」剛好在浴室洗澡,「嘎那巴底」就站在門口守衛。結果「希瓦」Shiva回來了一看到那麼高大雄壯的男士站在「帕爾瓦蒂」的浴室門 口守衛,認為「帕爾瓦蒂」有問題。「希瓦」Shiva就一把飛劍過去,把「嘎那巴底」的頭砍了下來。「帕爾瓦蒂」洗完澡出來一看,自己兒子已經沒有頭了,而且是被祂老爸砍頭。她就跟「希瓦」Shiva講:「你砍的是你的兒子啊!」「希瓦」Shiva非常 悲傷。就去求保護神「維濕奴」。「維濕奴」就告訴「希瓦」Shiva:「在某一天早上的一條路,所看到的第一個頭,將他砍下來,接您兒子的頭,祂就可以復 活。」「希瓦」Shiva照著「維濕奴」的意思去做。到那一天清晨,祂往那一條路走,看到一頭大象,就把那個象頭砍下來,接在兒子的頭上。所以,「希瓦」 Shiva的兒子,就變成象頭人身。「嘎那巴底耶」祂統率整個「大自在天」所有的眷屬,可以說印度第四大神就是「嘎那巴底耶」。


【 Asal Muasal Maharyanandikesvara Deva 】
【蓮生法王 盧勝彥開示--大勝自在歡喜天的由來】


Asal usul yab-yum Maharayanandikesvara Deva adalah : Dikarenakan Beliau adalah Mara Putradeva kerabat Samhara Devata, merupakan putra tertua dari Mahesvara, menguasai semua kerabat dan pengikut Mahesvara, mempunyai sifat perusak yang sangat kuat, merintangi para insan, telah mencelakai para insan tak terhingga banyaknya, merintangi bhavana, merintangi kebajikan manusia, menghancurkan nyawa manusia, merupakan Devata Penghancur yang sangat kuat, pada dasarnya sangat bengis. Avalokitesvara Bodhisattva bermaitrikaruna pada para insan, saat Beliau melihat Ganapati mencelakai para insan, Avalokitesvara berwelas asih mengorbankan diri sendiri. Avalokitesvara Bodhisattva memasuki tubuh Ganapati, berubah menjadi Ganapati wanita, dan mengatakan kepada Ganapati pria : "Anda harus bersarana pada Buddha, menekuni Buddha Dharma, melindungi para insan, maka Aku akan bersedia Anda nikahi." Begitu Ganapati pria melihat Nya, sungguh merupakan godaan yang sangat berat, sungguh tidak mampu menghentikan diri, mengatakan : "Baik ! Aku akan mengubah kebiasaan Ku, dari mencelakai insan menjadi melindungi para insan." Sejak saat itu, Mereka menjadi Maharyanandikesvara Deva , melindungi para insan dan menganugerahi berkah pada para insan.

「大勝自在歡喜天」的雙身由來--就是因為這一尊是破壞神所有眷屬當中的「天子魔」,是「大自在天」最大的兒子,祂掌握整個大自在天所有的眷屬,破壞性很強,去障礙所有的眾生,害眾生無數,阻礙人的修行,阻礙人的善心,破壞人的生命,是很厲害的一尊兇神,本來是很兇惡的。「觀世音菩薩」慈悲眾生,祂一看到「嘎那巴底」在害所有眾生的時候,就發了慈悲心,犧牲自己。觀音菩薩進入「嘎那巴底」的身中,變化成女的「嘎那巴底」,然後就跟男的「嘎那巴底」講:「你要歸順佛,學習佛法,保護眾生,我就跟你結婚。」男的「嘎那巴底」一看,實在是非常大的一種誘惑,實在無法抗拒,就說:「好啦!以後我就改變我的習性,把殘害眾生變成愛護眾生。」從此以後,祂們成為「大勝自在歡喜天」護持佛法,賜福給眾生。
………………………………………………………………………………………
◎ Perhatian : Jika bertekad menekuni Sadhana Tantra Zhenfo, harus terlebih dahulu bersarna kepada Dharmaraja Liansheng , kemudian memperoleh abhiseka penekunan sadhana, dengan demikian menjadi sebuah penekunan sadhana yang sesuai Dharma.

◎ Bila ingin bersarana, dapat menuju ke situs :
( English ) :
https://www.tbsseattle.org/english/content/view/16/33/lang,en/
( Mandarin ) :
http://tbsn.org/chinese2/tbshow.php
◎ 敬請注意:如欲修持〈真佛密法〉,應先皈依蓮生活佛 盧勝彥法王,得到灌頂,才是如法修持。

◎ 若欲「皈依」者,請按此進入 Web:
http://tbsn.org/chinese2/tbshow.php
Diterjemahkan Oleh Lianhua Shian
有蓮花施安翻譯.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

歡迎聯結【真佛天空新聞台】看更多新聞
http://www.tbnsky.info/home/

* Untuk membaca lebih banyak berita marilah bergabung di TBSky :
Versi Mandarin: 【真佛天空新聞台總網站】
http://www.tbnsky.info/home/

Sunday, January 25, 2015

Nama Asal Qing Guang Mi Mi Fo

Nama Asal Qing Guang Mi Mi Fo

Oleh : Vajra Acarya Guru Rinphoce Lian Shen



Pertama-tama memberikan penghormatan dan sembah sujud yang setinggi-tingginya kepada Mula Guru Yang Mulia Vajra Acarya Guru Rinphoce Lian Sheng, sembah sujud kepada para Guru Silsilah Zhen Fo Zhong diantaranya Yang Mulia Bikhsu Liao Ming, Yang Mulia Gyalwa Karmapa XVI, Yang Mulia Guru Sakya Zheng Kong dan Yang Mulia Guru Tubhten Dhargye, sembah sujud kepada seluruh Yidam, sembah sujud kepada seluruh Buddha, Bodhisattva, Mahasattva, Dharmapala dan  seluruh Dewa yang ada di altar mandala.


Nama Asal Qing Guang Mi Mi Fo [Suddharasmiprabhaguhya Buddha] Adalah Qing Guang Lian Hua Tong Zi Mi Mi Fo [Suddharasmi padmakumara prabhaguhya Buddha]


Pada hari Minggu, 20 Juli 2014 Yang Arya Rinpoche Lian Sheng Lu Shengyan memimpin Upacara Homa Raja Agung AvalokiteshvaradiVihara Vajragarbha Pelangi, Mahaguru menyampaikan dharmadesana, Mantra hati Raja Agung Avalokiteshvara adalah [Sapta Tathagata], yaitu tujuh orang tathagata. Hari ini khusus mengundang [Surupakaya Tathagata], yaitu tamu terhomat yang istimewa upacara ini. Tujuh Buddha adalah Vipasyin Buddha, Sikhin Buddha, Visvabhu Buddha, Krakucchanda Buddha, Kanakamuni Buddha, Kasyapa Buddha, Sakyamuni Buddha.

Bisa menguak soal [Surupakaya Tathagata], karena dalam upacara ada pengundangan para korban penerbangan Malaysia MH17. Hanya ada tiga puluh dua arwah yang datang, karena tiga puluh dua arwah itu dapat mengenali Raja Agung Avalokiteshvara dan datang ke tempat upacara. Tetapi karena anggota tubuh para korban tidak lengkap, Raja Agung Avalokiteshvara mengundang Surupakaya Tathagata untuk menyambung anggota tubuh para korban yang hancur, kemudian mengantar mereka ke negeri buddha, penyeberangan yang luar biasa sempurna.

Raja Agung Avalokiteshvara adalah penjelmaan Raja Agung Avalokiteshvara Bodhisattva dari dalam Sutra Raja Agung Avalokiteshvara, di belakang Raja Agung Avalokiteshvara yang dilihat Mahaguru ada bijaksara Tujuh Buddha.

Sutra Raja Agung tersebar sangat luas, Mahaguru melihat Sutra Raja Agung versi Jepang di 88 tempat suci di Shikoku, Jepang, yang didirikan Kukai Daishi (Kobo Daishi). Buddhisme itu menyebar dari India ke Tibet, menyebar ke Tiongkok, menyebar ke Korea, menyebar ke Jepang. Jepang adalah halte terakhir. Di Jepang ada Sutra Raja Agung Avalokiteshvara, dapat dilihat bahwa Sutra Raja Agung sudah dari dulu tersebar ke semua tempat Buddhis.

Negara Putih Besar Agung pada zaman dulu, Dinasti Xia Barat, Negara Raja Agung Avalokiteshvara Bodhisattva yang didirikan Teratai Putih Besar, disebutNegara Putih Besar Agung. Jenghis Khan menumpas semuanya, tapi tidak mampu menyerbu Xia Barat, terus sampai setelah Jenghis Khan meninggal, barulah Kubilai menyerbu Xia Barat. Karena masa itu di Dinasti Xia Barat, setiap orang menjapa Sutra Raja Agung Avalokiteshvara, kekuatan roh Raja Agung Avalokiteshvara sangat besar, jadi sangat sulit diserbu. Pasukan Mongol membeli jenderal Dinasti Xia Barat dengan sangat banyak uang, Dinasti Xia Barat baru bisa runtuh karena bencana luar dan bencana dalam. Di Dinasti Xia Barat, kaisar pertama yang diangkat, Jingzong, lalu Renzong, Modi, semuanya adalah penjelmaan Padmakumara.

Pada masa Dinasti Tang, Dinasti Tang tidak menginginkan Xia Barat mendirikan Negara, oleh karena itu mengirim pejabat tinggi untuk menginspeksi Xia Barat, menemukan bahwa orang-orang Dinasti Xia Barat semuanya mempelajari kebudhaan, sandang pangan berlimpah. Pejabat besar melapor kembali ke Dinasti Tang, bahwa Xia Barat sudah diperlengkapi segalanya, mempunyai skala suatu negara, maka dari itu kaisar Dinasti Tang membiarkan Xia Barat mendirikan Negara, memberinya namaLi.

Adhinata pertama di Sutra Raja Agung disebut [Suddharasmiprabhaguhya Buddha], nama asalnya adalah [Suddharasmipadmakumaraprabhaguhya Buddha], Mahaguru saat melihat sendiri Padmakumara, hanya melihat cahaya yang sangat berkilau, yaitu [Suddharasmi], anda tidak tahu di situ ada buddha apa, tak tahunya [Suddharasmipadmakumaraprabhaguhya Buddha].

Sutra Raja Agung sangat berjaya di Dinasti Tang, oleh karena itu Dinasti Tang juga paling berjaya di bangsa Tionghoa, Dinasti yang paling gemilang. Sebab orang yang menjapa Sutra Raja Agung sangat banyak, lagi sangat berkontak, jadi barulah terwariskan sampai hari ini. Sutra Raja Agung sebenarnya di Taiwan tak diketahui orang. Sejak Mahaguru menganjurkannya, baru ada orang yang menjapa Sutra Raja Agung Avalokiteshvara. Raja Agung Avalokiteshvara sangat berjodoh dengan Mahaguru.

Ding Fubao, penyuntingKamus Besar Buddhisme, menganggap Raja Agung Avalokiteshvara adalah yang teragung, tertinggi, paling tinggi, bagai seorang raja, tidak ada yang lebih tinggi dari raja, jadi sutra ini dinamakan Sutra Raja Agung Avalokiteshvara. Ding Fubao adalah guru besar Buddhisme.Kamus Besar Buddhisme menjelaskan Sutra Raja Agung Avalokiteshvara dengan sangat jelas.

Pada Dinasti Ming, Guru Besar Lian Chi berbhavana seluruhnya berdasarkan yang diajarkan Sakyamuni Buddha. Asalkan bukan sutra yang diajarkan Sakyamuni Buddha, langsung dibilangsutra palsu. Sebenarnya pencapaian bhavananya sangat tinggi, tapi dia menghujat Sutra Raja Agung adalah sutra palsu, menghentikan pencapaian orang banyak. Dia melakukan kesalahan ini, jadi dia kemudian bertumimbal lahir menjadi Guru Besar Hongyi, datang untuk memperbaiki kesalahannya menghujat Sutra Raja Agung.

Dalam [Atiyoga] Mahaguru berdharmadesana: Budi luhur keempat dari Atarma Buddha, memiliki sepuluh jenis permainan abhijna, diMahā-vaipulya-buddhâvataṃsaka-sūtratertera:

  1. Merelakan umur surgawi (tidak menikmati berkah di surga).
  2. Mewujud, menerima kelahiran (terlahir di dunia manusia).
  3. Mewujud jadi Padmakumara (menjelma menjadi Padmakumara).
  4. Mewujudkan peninggalan keduniawian (menerima sila sadhaka murni).
  5. Berlatih dukkha menjadi sukha (penderitaan yang seperti apapun diterima sebagai kebahagiaan).
  6. Menuju Pohon Bodhi (menjadi teladan orang dengan bersadhana).
  7. Mewujud jadi penakluk mara (punya kekuatan besar yang menaklukkan seluruh mara).
  8. Mewujudkan kebahagiaan hening menjadi kesadaran tertinggi (sudah tersadarkan, mengerti hati dan mendapat bukti pencerahan).
  9. Memutar Roda Dharma (menyeberangkan semua makhluk)
  10. Memasuki Nirvana (tinggal di dunia yang bebas lepas).

Mahaguru menjabarkan [berlatih dukkha menjadi sukha] secara lebih panjang; Mahaguru memberitahu para murid: sadhaka harus tahu, hidup manusia sebenarnya merupakan penderitaan, tapi perlu menciptakan kebahagiaan di tengah penderitaan. Andaipun bisa jadi presiden, tampak permukaannya bahagia, sesungguhnya sangat menderita. Sadhaka perlu mengubah penderitaan apapun menjadi kebahagiaan. Mahaguru yang sekarang tak sama dengan Mahaguru yang dulu. Dulu, ketika orang lain memfitnah Mahaguru, Mahaguru bisa tak dapat tidur tiga hari. Sekarang ada orang mengritik Mahaguru, Mahaguru sudah tidak menaruhnya dalam hati, sudah bisa tidur dengan nyenyak, tak sampai beberapa detik sudah tertidur, sangat mudah menenangkan diri. Karena ilmu berlatih samadhi sudah sangat dalam, lagipula sudah meninggalkan keduniawian, dunia manusia mana ada penderitaan? Dunia manusia sangatlah bahagia, oleh karena itu tathagata semua mau turun terlahir ke dunia manusia.

Penderitaan hidup manusia yang dikarenakan penyakit adalah yang paling menderita. Sadhaka tidak perlu takut terhadap penderitaan penyakit, juga perlu menganggap penyakit sebagai kebahagiaan. Gara-gara sakit, jadi ingin terbebas dari penderitaan penyakit, anda bisa lebih giat berbhavana. Oleh karena itu sadhaka harus berpenyakit. Karena ada sakit ada penderitaan, kerisauan apapun sudah tak diladeni, karena sudah sekarat, sudah bisa tidak menggubris fitnahan, berkonsentrasi menjapa mantra dan bervisualisasi, dapat berpulang, inilah pengubahan dukha menjadi sukha.

Maka dari itu sadhaka tidak takut penyakit, penyakit malah menyebabkan pembebasan. Kalau tubuh terlalu sehat, mudah membuat karma perbuatan, ucapan, dan pikiran. Penyakit itu mengikis karmavarana. Oleh karena itu, sadhaka berpenyakit, jangan takut, karena itu adalah sedang mengikis karmavarana anda sendiri. Semakin menderita keadaannya, semakin tekun berbhavana. Semakin bahagia keadaannya, semakin sulit berbhavana.

Membalikkan dukkha menjadi sukha, barulah kebahagiaan sejati. Biar bagaimanapun juga, kerja keras berbhavana haruslah seperti ini.

Mantra hati: [Om. Lipholiphote. Kyuhokyuhote. Tholonite. Nihyalate. Philinite. Mohokyate. Cinlengkhente. Soha.]

Mudra:Vyakhyana Mudra (Vyakhyana Mudra dalam ataupun luar semuanya boleh), disebut juga Dharmachakra Mudra



Jing Guang Mi Mi Fo
Jing Guang Lian Hua Tong Zi Mi Mi Fo
Miao Se Shen Ru Lai
pelatihan spiritual
Sadhana Mahaparipurna, Dzogchen
kesaktian
Hua Yan Jing
kotoran karma
penjabaran (dharma)

roda dharma

Melatih Sempurna Sadhana Prayoga

Melatih Sempurna Sadhana Prayoga

Oleh : Vajra Acarya Guru Rinphoce Lian Shen



Pertama-tama memberikan penghormatan dan sembah sujud yang setinggi-tingginya kepada Mula Guru Yang Mulia Vajra Acarya Guru Rinphoce Lian Sheng, sembah sujud kepada para Guru Silsilah Zhen Fo Zhong diantaranya Yang Mulia Bikhsu Liao Ming, Yang Mulia Gyalwa Karmapa XVI, Yang Mulia Guru Sakya Zheng Kong dan Yang Mulia Guru Tubhten Dhargye, sembah sujud kepada seluruh Yidam, sembah sujud kepada seluruh Buddha, Bodhisattva, Mahasattva, Dharmapala dan  seluruh Dewa yang ada di altar mandala.

 Pada saat V.A Hui Jun Shang Shi membabarkan dharma ke wilayah asia tenggara tepatnya di Negara Malaysia, tepat setelah membabarkan dharma ada seorang sadhaka yang bernama lian hua wang ming berkeinginan untuk bertemu Vajra Acharya memohon pemberkatan.

V.A Hui Jun bertanya :

Mengapa memerlukan pemberkatan?」

Lian Hua Wang Ming menjawab :

Kepala sakit yang sudah menahun lamanya

V.A Hui Jun bertanya :

Padmakumara yang berada di atas altar itu hidup adanya, kamu setiap hari di depan altar menjapa mantra hati guru, berdoa memohon pemberkatan, tiap hari menjapa mantra hati, dalam sekejap, 7hari pasti mendapat kontak yoga

Wang ming berkata :

Baiklah.

Lianhua WangMing demi sakit pada kepalanya, dengan sungguh - sungguh didepan altar menjapa mantra hati padmakumara (mantra hati mula guru) setiap hari selama satu jam,

 Dengan serius mempersembahkan dupa dan berdoa

 Menghaturkan pujana di altar.

 Dalam 7 hari menjapa tanpa putus, sampai pada hari yang ke-tujuh.

Mendapat sebuah mimpi yang sangat nyata, dan jelas : dia bermimpi bertemu dengan penjelmaan padmakumara yaitu Maha Guru Lian Sheng Huo Fo Lu ShiZun, memancarkan puluhan ribu cahaya, dipenuhi ribuan energi manggala

Maha Guru Lu mengatakan :Kamu telah menyingung seseorang, orang ini menguna - gunai(santet) kamu ,kepala telah dipaku dengan 7 paku baja, ini yang menyebabkan kepala sakit tanpa henti

 Jadi bagimana ?

Maha Guru Lu Shizun berkata :

Tidak masalah, saya bantu kamu untuk cabut!」

Dia sungguh melihat Maha Guru Lu mencabut tujuh buah paku baja dari atas kepalanya

Ketika Lian Hua Wang Ming sadar dari mimpi. Sejak saat itu sakit kepala yang sudah menahun dideritanya, semuanya dicabut lenyap hilang tanpa noda.

Membagikan terus kisah ini kepada orang lain, V.A HuiJun ShangShi sering menceritakan hal ini karna hal ini sungguh terjadi dan nyata.


Para murid yang tercinta :

Sebagai seorang tantrika, yang terbaik melatih sempurna sadhana prayoga anda, jangan melihat hal lain yang tak penting

 Oleh karna :

Sadhana Catur Sarana dan Maha Namaskara, memperteguh keimanan dan ketulusan hati anda, menjamin diri sendiri tak mundur lagi atau berpaling. Menjadi lebih serius dan sungguh2 dalam perjalanan pelatihan diri anda.

Sadhana pertobatan vajrasatva, dapat menyingkirkan semua karma buruk masa lampau, juga mengurangi energi negatif diri kita, dan dapat menjaga diri kita dari ganguan mara pada saat bersadhana.

Maha mandala puja persembahan, merupakan sarana pengumpulan pahala, membuat sadhaka senantiasa memiliki berkah rejeki, memiliki jodoh karma yang baik  sehingga mendapatkan guru pembimbing yang benar, yang dapat membantu anda dalam dharma yg benar, memenuhi semua jodoh karma baik anda. Sehingga kehidupan kedepannya, tidak akan bertemu dengan kesusahan kemiskinan. Guru Yoga, membuat anda mendapatkan aliran pemberkatan silsilah dari Maha Guru Lian Sheng Huo Fo, pemberkatan tanpa henti dari MahaGuru, menghasilkan pengalaman pencapaian yang sebenarnya.

Kebanyakan orang mengatakan :

Sadhana ini, kebanyakan orang mengabaikannya menganggap sebagai sadhana kecil, tapi, sadhaka tak mengetahui sadhana ini merupakan dasar dari semua keberhasilan dalam latihan.

tidak bisa direalisasikan makanya mundur.

Banyak orang mundur ataupun menyerah dalam pelatihan diri, ini dikarenakan karna dasar yang tidak baik ini, tidak bisa direalisasikan makanya mundur.

Ada petuah dari Mahaguru :

Andaikata ingin memperoleh berkah, terlebih dulu buanglah kejahatan, junjungi kebajikan, ubah kekeliruan kembali kepada kebenaran;
Tak berbicara tak senonoh, tak berbuat kejahatan, tak berbuat hal diluar Sang Jalan, Tak berlaku amoral, senantiasa ingat Jalan Tengah Mulia, bersungguh-sungguh dalam setiap langkah;



Dengan demikian barulah dapat menghimpun kurnia yang menjelma menjadi berkah, Dengan demikian aspek Lokiya (duniawi) dan Lokuttara (non duniawi) tergenapkan sempurna.